/** Kotak Iklan **/ .kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

Sabtu, 31 Agustus 2013

Name In My Heart Part 7

P.S : Tolong Tinggalin Jejak.. trims... :)

Rama membawa alyssa ke salah satu salon terbaik di kota mereka berada. Ia hanya mengatakan nanti malam mereka akan pergi ke pesta salah satu klien rama.
Pertama mereka masuk ke toko baju dan melihat gaun yang kira-kira cocok untuk tubuh alyssa. rama memilih beberapa gaun kemudian menyodorkannya kepada alyssa untuk dicoba. Alyssa menerimanya dengan pasrah. Ia kurang setuju dengan niat rama, di lemari apartemen rama, alyssa masih ada gaun yang pantas untuk ke pesta. Walaupun sederhana, sehingga tidak perlu menghambur-hamburkan uang seperti ini. alyssa masuk ke ruang ganti mencoba salah satu gaun, dan keluar untuk melihat pendapat rama. Rama menggelengkan kepalanya. alyssa hanya memutar bola matanya tanpa komentar. Kemudian masuk kembali ke ruang ganti mencoba yang lainnya. Setelah beberapa kali mencoba gaun. Pilihan rama jatuh kepada gaun panjang merah tua lembut dengan aksen backless yang terlihat kontras dengan kulitnya. Kemudian mereka memilih sepatu hills yang dengan warna agak yang gelap. Dan langkah terakhir mereka yaitu salon.

Minggu, 18 Agustus 2013

Name In My Heart Part 6

Rama memacu mobilnya dengan kecepatan maksimal, mengutuk sepanjang jalan. Beberapa lama menempuh perjalanan, rama sampai dikediaman alyssa langsung mengetuk pintu dengan keras.
“mau apa kau kemari?” tanya mama alyssa setelah membuka pintu, ia yakin, menangisnya alyssa pasti berhubungan dengan rama.
“maaf tante, aku.. bolehkah aku menemui alyssa? dia salah paham” jelas rama seraya meyakinkan mama alyssa dengan tatapannya yang memelas.
“aku tidak tau, apa yang telah kau lakukan terhadap alyssa, tapi sekarang alyssa sedang tidak bisa diganggu” ujar mama alyssa ketus.
“aku mohon tante, alyssa hanya salah paham, aku hanya memintanya mendengar penjelasanku, jika alyssa tetap tidak mau mamaafkanku, aku janji aku akan pergi” tatapan rama membuat mama alyssa merasa kasihan. Keadaan rama tidak jauh berbeda dengan alyssa.

Name In My Heart Part 5

P.S: Maaf ya.. aku telat banget posting.. karena ada beberapa hal.. maafkan ya.. love u all. ^,~

Mati lampu...!
Tubuh alyssa bergetar hebat. Gelas yang sedang digenggamnya jatuh dan pecah ketika mengenai lantai. Pupil alyssa membesar berharap dapat menemukan cahaya walaupun redup. Namun nihil. Keringat dingin mulai membanjiri tubuh alyssa. matanya bergerak-gerak gelisah. Ia tidak tahu mengapa tubuhnya merespon sampai sejauh ini.
Suara alyssa tercekat, tidak kuat menopang tubuhnya. Alyssa terduduk diantara pecahan kaca yang melukai kaki dan tangannya. Ia mendengar beberapa orang berteriak dan tertawa, tidak bisa memastikan apakah itu mimpi atau nyata? Namun sebelum pandangannya menggelap alyssa mendengar rama memanggil-manggil namanya.

Minggu, 04 Agustus 2013

Name In My Heart Part 4

Rama membawa alyssa ke daerah pinggiran kota, ke sebuah taman yang luas ditengah-tengahnya terdapat kolam yang air mancur bertingkat tiga, sangat indah... alyssa bahkan tidak pernah melihat itu sebelumnya. Setidaknya begitulah benaknya merasakan. Bukankah jika kita pernah ke suatu tempat kita akan merasa familiar dengan suasana tersebut. Alyssa menghampiri kolam mancur dengan langkah lebar sambil tersenyum manis.
Rama yang mengikutinya di belakang hanya tersenyum, ia pernah melihat alyssa tersenyum kenakak-kanakan seperti itu, seperti seorang remaja yang sedang jatuh cinta.
Alyssa memandang kolam mancur dengan perasaan takjub. Bagaimana mungkin ada taman seindah ini tetapi ia tidak penah tahu sebelumnya.